
Survei geolistrik adalah cara yang tidak merusak untuk mempelajari geologi bawah tanah dan mengevaluasi ketersediaan air tanah. Survei ini melibatkan penempatan elektroda di tanah untuk mengukur tahanan listrik bawah permukaan. Gambaran geologi bawah tanah dapat membantu menemukan area dengan potensi air tanah yang tinggi atau rendah. Data yang dikumpulkan dari survei geolistrik dapat digunakan untuk mengembangkan rencana pengelolaan air tanah mengevaluasi efektivitas proyek pengisian ulang air tanah dan memantau tingkat air tanah. Jutaan orang bergantung pada air tanah untuk air minum. Hal ini menyebabkan kontaminasi dan penipisan. Penggunaan survei geolistrik dapat membantu mengidentifikasi sumber-sumber baru air tanah dan menilai potensi penggunaan yang berkelanjutan. Jika para manajer mengetahui geologi bawah permukaan dan jumlah air tanah yang ada mereka akan lebih siap untuk membuat keputusan yang tepat dalam pengembangan dan pengelolaan sumber daya air tanah. Dengan menggunakan elektroda yang ditempatkan di bumi survei geolistrik mengukur resistivitas listrik bawah permukaan. Batuan tanah dan air mempengaruhi resistivitas bawah permukaan. Gambaran ini kemudian digunakan untuk menentukan area mana yang memiliki potensi air tanah yang tinggi dan mana yang rendah. Elektroda dan arus kecil digunakan untuk melakukan survei tanah. Tegangan diukur di permukaan saat arus melewati bawah permukaan. Pengukuran tegangan dan arus digunakan untuk menghitung resistivitas bawah permukaan. Data yang terkumpul kemudian diproses untuk menghasilkan gambar geologi bawah permukaan. Melakukan survei geolistrik yang sukses membutuhkan perencanaan dan pelaksanaan yang cermat. Untuk memastikan bahwa temuannya benar dan dapat diandalkan prosedur berikut ini perlu dilakukan: Pertama Anda harus menentukan area yang akan disurvei pemilihan area ini harus dipandu oleh pertanyaan penelitian Anda. Area tersebut harus cukup luas untuk menangkap geologi bawah permukaan secara memadai namun tetap dapat dikelola. Mempersiapkan peralatan Peralatan survei geolistrik terdiri dari elektroda sumber listrik dan perekam data. Sebelum survei lakukan kalibrasi peralatan. Susun elektroda: Elektroda harus diletakkan pada pola kisi-kisi di atas tanah. Jarak elektroda harus ditentukan oleh kedalaman survei dan prediksi resistivitas bawah permukaan. Alirkan arus ke elektroda dan ukur tegangan permukaan. Proses ini harus diulangi untuk setiap pasangan elektroda. Mengumpulkan data: Data yang dikumpulkan harus direkam dengan menggunakan pencatat data. Kesalahan dan anomali dalam data harus diidentifikasi. Memproses data: Perangkat lunak khusus harus digunakan untuk memproses data yang telah dikumpulkan. Berdasarkan resistivitas listrik program ini akan membuat gambar geologi di bawah permukaan. Hasilnya harus dipahami berdasarkan tujuan survei.