
jasa Ilmu Pengetahuan di Balik Eksplorasi Minyak yang Sukses: Bagaimana Survei Seismik Merevolusi Industri di Kabupaten Buleleng
Kebutuhan bahan bakar fosil meningkat seiring dengan meningkatnya populasi global. Meskipun demikian semakin sulit untuk menemukan cadangan minyak dan gas baru. Survei seismik dilakukan untuk tujuan ini. Dalam artikel ini saya akan membahas sejarah survei seismik apa itu survei seismik dan bagaimana fungsinya serta bagaimana survei seismik merevolusi industri minyak dan gas. Orang telah mencari minyak dan gas selama ratusan tahun. Namun seiring dengan menipisnya sumber-sumber tersebut perusahaan eksplorasi terpaksa merancang metode untuk mencari minyak dan gas yang jauh lebih dalam di bawah permukaan bumi. Eksplorasi minyak dan gas dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai teknik seperti pengeboran dan survei magnetik dan gravitasi. Meskipun demikian survei seismik telah muncul sebagai salah satu pendekatan yang paling dapat diandalkan untuk menemukan ladang minyak dan gas yang belum dimanfaatkan. Sejak tahun 1920-an pembacaan seismik telah digunakan dalam bisnis minyak dan gas. Bahan peledak diledakkan di permukaan tanah untuk melakukan survei seismik awal. Gelombang kejut yang dihasilkan oleh ledakan tersebut akan merambat melalui bumi dan dipantulkan oleh berbagai lapisan batuan. Gelombang ini ditangkap oleh sensor di permukaan yang kemudian digunakan untuk membuat peta geologi di bawah permukaan. Survei seismik awalnya menggunakan bahan peledak tetapi pada tahun 1960-an beralih menggunakan senapan angin. Senapan angin masih digunakan sampai sekarang karena jauh lebih tidak berbahaya dan lebih efektif daripada bahan peledak. Pada tahun 1970-an teknologi komputer dimasukkan ke dalam prosedur survei seismik sehingga memungkinkan pencitraan yang lebih tepat dan komprehensif dari geologi bawah permukaan. Teknik survei seismik digunakan untuk menyelidiki reservoir minyak dan gas di bawah tanah. Gelombang suara yang juga disebut gelombang seismik dibuat dan dikirim melalui permukaan bumi. Sensor menangkap gelombang ini saat memantul dan menggunakannya untuk membuat gambar geologi di bawah permukaan. Dua kategori utama survei seismik adalah 2D dan 3D. Survei seismik 2D satu baris digunakan untuk membuat gambar 2D dari geologi yang mendasarinya. Survei seismik 3D menghasilkan gambar tiga dimensi dari geologi yang mendasari memungkinkan perusahaan eksplorasi untuk mendapatkan pemahaman yang jauh lebih lengkap tentang geologi dan kemungkinan cadangan minyak dan gas. Survei seismik didasarkan pada prinsip-prinsip ilmiah perambatan dan pemantulan gelombang. Gelombang seismik kehilangan sebagian energinya saat memantul dari zona transisi antara dua material yang berbeda. Para ilmuwan dapat menghitung kedalaman ketebalan dan komposisi berbagai lapisan batuan di bawah permukaan bumi dengan mengukur waktu yang dibutuhkan gelombang untuk memantul kembali selain amplitudo dan frekuensi gelombang. Survei seismik menggunakan berbagai alat untuk membuat dan merekam gelombang seismik seperti senapan angin vibrator dan sensor. Algoritme dan perangkat lunak yang rumit digunakan untuk menganalisis data survei seismik untuk menghasilkan gambaran yang tepat dari geologi bawah permukaan. 
Survei seismik telah merevolusi industri minyak dan gas dengan memberikan gambaran yang lebih tepat dan komprehensif kepada para eksplorator tentang geologi bawah permukaan. Hal ini membuat perusahaan eksplorasi lebih mudah dan lebih akurat dalam menemukan sumber minyak dan gas. Studi seismik juga membantu perusahaan yang mencari sumber daya baru untuk mengurangi kerusakan yang mereka lakukan terhadap lingkungan. Pemanfaatan survei seismik memungkinkan perusahaan eksplorasi untuk secara tepat mengidentifikasi cadangan minyak dan gas yang menjanjikan sehingga menghindari kebutuhan untuk mengebor di daerah dengan probabilitas rendah atau dapat diabaikan untuk menemukan sumber daya tersebut. Hal ini mengurangi kebutuhan pengeboran yang sia-sia yang dapat berdampak buruk pada lingkungan. Survei seismik secara signifikan mengubah industri minyak dan gas dengan memberikan gambaran yang lebih tepat dan komprehensif tentang geologi bawah tanah kepada perusahaan eksplorasi. Hal ini memungkinkan perusahaan eksplorasi untuk menemukan sumber minyak dan gas yang potensial secara lebih akurat dan efisien yang dapat membantu mereka menghemat waktu dan biaya. Cadangan minyak dan gas baru juga telah ditemukan sebagai hasil dari investigasi seismik. Perusahaan eksplorasi biasanya menggali lubang di tanah berdasarkan asumsi yang sudah diketahui dan harapan bahwa lubang tersebut akan menemukan minyak atau gas. Survei seismik memungkinkan perusahaan eksplorasi untuk mengidentifikasi potensi cadangan minyak dan gas dengan ketepatan yang lebih baik sehingga meningkatkan kemungkinan keberhasilan Survei seismik menjadi alat yang semakin penting bagi perusahaan eksplorasi untuk menemukan kemungkinan cadangan minyak dan gas. Survei seismik merupakan elemen penting dalam proses eksplorasi